GBP

Euro Kian Lesu, EUR/GBP Tertahan di Bawah 0,8700 Menjelang Data Industri Zona Euro

EUR/GBP melemah ke 0,8700 akibat ketidakpastian politik di Prancis dan ekspektasi pemangkasan suku bunga lanjutan oleh Bank of England tahun ini.

Euro Melemah di Tengah Ketidakpastian Politik Prancis, EUR/GBP Tertekan Dekat 0,8700

EUR/GBP Kembali Turun di Awal Sesi Eropa

Pasangan mata uang EUR/GBP bergerak melemah menuju 0,8700 pada perdagangan Rabu (15/10/2025) di awal sesi Eropa. Tekanan terhadap Euro meningkat seiring sentimen negatif yang dipicu oleh perkembangan politik di Prancis, sementara data ekonomi terbaru dari Inggris menambah dinamika di pasar mata uang utama Eropa.

Pada saat berita ini ditulis, EUR/GBP diperdagangkan di kisaran 0,8705, turun tipis dibandingkan posisi sebelumnya. Sentimen terhadap Euro (EUR) terguncang setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan keputusan mengejutkan untuk mengangkat kembali Sébastien Lecornu sebagai Perdana Menteri, sekaligus menunda reformasi pensiun besar yang telah menjadi perdebatan politik panas sejak 2023.

Ketidakpastian Politik Prancis Menekan Euro

Krisis politik di Prancis menjadi faktor utama yang menekan mata uang Euro. Keputusan untuk menunda reformasi pensiun hingga setelah pemilihan presiden 2027 menimbulkan keraguan baru tentang kemampuan pemerintahan Macron dalam menavigasi tekanan sosial dan fiskal. Reformasi ini sebelumnya dianggap krusial bagi stabilitas fiskal jangka panjang Prancis.

Langkah Macron dipandang banyak analis sebagai strategi bertahan politik sementara, bukan solusi jangka panjang. Pelaku pasar khawatir bahwa pemerintahan Lecornu tidak akan cukup kuat untuk menghasilkan kebijakan fiskal yang stabil atau menyetujui anggaran negara yang kredibel menjelang periode politik yang sensitif. Kondisi tersebut memperburuk persepsi risiko terhadap aset-aset berdenominasi Euro, terutama di tengah perlambatan ekonomi kawasan Eurozone.

Analis dari ING menyebutkan bahwa “ketidakpastian politik yang berkepanjangan di Prancis dapat memperlemah daya tarik Euro di pasar global, terutama jika ketegangan fiskal terus meningkat sementara dukungan terhadap pemerintahan Macron menurun.”

Data Ekonomi Inggris: Campuran Sentimen untuk Pound Sterling

Sementara itu, dari sisi Inggris, data tenaga kerja terbaru menunjukkan tanda-tanda perlambatan ekonomi. Tingkat pengangguran Inggris naik menjadi 4,8% dalam tiga bulan hingga Agustus 2025, angka tertinggi sejak Mei 2021, menurut laporan dari Kantor Statistik Nasional (ONS). Ekonom sebelumnya memperkirakan tingkat pengangguran akan tetap stabil di sekitar 4,6%.

Selain itu, pertumbuhan upah di sektor swasta turun menjadi 4,4%, terendah sejak akhir 2021 dan di bawah ekspektasi pasar sebesar 4,5%. Penurunan laju pertumbuhan upah mengindikasikan bahwa tekanan inflasi domestik di Inggris mulai mereda — faktor yang dapat memperkuat alasan Bank of England (BoE) untuk kembali memangkas suku bunga dalam waktu dekat.

Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga BoE Menguat

Pasar uang kini memproyeksikan bahwa BoE akan menurunkan suku bunga sebesar 46 basis poin sebelum akhir tahun 2025, menurut data dari Reuters. Harapan terhadap kebijakan moneter yang lebih longgar ini menahan penguatan Pound Sterling, meskipun data tenaga kerja yang lemah cenderung memberi dukungan jangka pendek terhadap pandangan dovish.

Namun demikian, dibandingkan Euro, Sterling masih mendapat dorongan dari persepsi stabilitas politik dan ekonomi yang relatif lebih baik. Hal ini menjelaskan mengapa EUR/GBP tetap di bawah tekanan, meskipun prospek pemangkasan suku bunga BoE semakin jelas.

Faktor Teknis: Area 0,8700 Jadi Titik Kritis

Secara teknikal, area 0,8700 menjadi level penting yang diawasi oleh para trader. Jika tekanan jual terus berlanjut dan menembus level ini, maka peluang menuju 0,8670 dapat terbuka. Sebaliknya, jika Euro mendapatkan dorongan dari rilis data Produksi Industri Zona Euro untuk Agustus, yang dijadwalkan rilis malam ini, maka rebound ke arah 0,8730–0,8750 masih dimungkinkan.

Namun, prospek jangka pendek masih cenderung bearish untuk Euro, terutama jika gejolak politik di Prancis berlanjut tanpa arah kebijakan ekonomi yang jelas.

Outlook: Euro Rentan di Tengah Ketidakstabilan Politik

Kondisi politik Prancis yang tidak menentu menambah tekanan pada zona Euro yang sudah menghadapi tantangan inflasi rendah, pertumbuhan ekonomi yang lesu, serta ketidakpastian global. Ketika faktor fundamental seperti neraca perdagangan dan produksi industri belum menunjukkan pemulihan signifikan, Euro berisiko terus kehilangan momentum terhadap Pound Sterling.

Sementara itu, Sterling cenderung bertahan karena persepsi stabilitas yang lebih baik dan kemungkinan pelonggaran kebijakan moneter yang terkendali. Kombinasi antara risiko politik di Eurozone dan ekspektasi BoE yang dovish tetapi terukur menjadikan EUR/GBP salah satu pasangan mata uang yang paling sensitif terhadap berita makroekonomi minggu ini.

Secara keseluruhan, EUR/GBP tetap dalam tekanan moderat, dengan area 0,8700 menjadi kunci arah pergerakan jangka pendek. Ketidakpastian politik Prancis dan kebijakan reformasi yang tertunda terus membebani Euro, sementara Sterling masih didukung oleh stabilitas relatif di tengah pelemahan ekonomi Inggris.
Para pelaku pasar akan menantikan rilis data industri zona Euro malam ini dan pernyataan pejabat BoE dalam beberapa hari ke depan untuk menentukan arah selanjutnya.

Previous Post Next Post

One thought on “Euro Kian Lesu, EUR/GBP Tertahan di Bawah 0,8700 Menjelang Data Industri Zona Euro

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *