IHSG Bergerak Liar: Peluang Terbuka Lebar, Ini Rekomendasi Saham untuk Jumat Ceria
- Team
- 0
- Posted on
IHSG bergerak fluktuatif pada Jumat, 21 November 2025, sempat melemah sebelum kembali menguat. Simak analisis lengkap, level support–resistance, serta rekomendasi saham pilihan mulai dari AADI, CUAN, INKP, hingga GZCO untuk strategi buy on weakness hari ini.
Rekomendasi Saham untuk Jumat Ceria
Pasar saham Indonesia kembali menampilkan drama menarik di awal perdagangan Jumat, 21 November 2025. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai pagi ini dengan pergerakan yang cukup liar. Begitu bel dibuka, IHSG langsung terseret ke zona negatif dan melemah 0,19% ke level 8.403,90, turun dari posisi penutupan sebelumnya di 8.419,91. Namun, seperti pola klasik IHSG dalam beberapa pekan terakhir, indeks tak bertahan lama di area merah.
Memasuki sekitar pukul 09.20 WIB, IHSG tiba-tiba berbalik arah dan kembali menguat tipis 0,05% ke level 8.424,65. Pergerakan bolak-balik ini menggambarkan betapa sensitifnya pasar terhadap sentimen jangka pendek dan rotasi sektor yang masih intens. Pada sesi pagi, IHSG tercatat bergerak dalam rentang cukup lebar, yaitu antara 8.381,66 hingga 8.432,60—sebuah volatilitas yang menandakan ketidakpastian investor namun tetap membuka ruang peluang bagi trader harian.
Dari sisi breadth, pasar menunjukkan kondisi yang relatif seimbang. Sebanyak 233 saham bergerak di zona hijau sementara 239 lainnya harus rela tertekan. Aktivitas transaksi pun cukup solid, dengan lebih dari 379 ribu transaksi terjadi, 4,9 miliar lembar saham berpindah tangan, dan total nilai transaksi mencapai sekitar Rp 2,7 triliun pada sesi awal. Angka-angka ini mengindikasikan minat pasar yang masih terjaga meski dinamika makro global dan domestik memberi tekanan.
Indeks sektoral lainnya pun menunjukkan performa yang beragam. LQ45 terpeleset 0,35%, menandakan bahwa saham-saham kapitalisasi besar belum sepenuhnya pulih. Sebaliknya, IDX30 justru naik tipis 0,15%, menunjukkan adanya rotasi selektif ke beberapa saham unggulan. Indeks JII (Jakarta Islamic Index) juga menguat 0,27%, sementara KOMPAS100 tercatat turun tipis 0,31%, memperlihatkan distribusi sentimen yang masih campuran.
Berdasarkan analisis teknikal hari ini, IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang support di 8.341–8.276 dan resistance di 8.488–8.532. Level-level ini menjadi area penting bagi trader untuk menentukan strategi entry maupun exit dalam perdagangan Jumat ini. Dengan volatilitas yang masih cukup intens, penentuan titik beli yang tepat akan sangat menentukan hasil.
Berbagai perusahaan sekuritas telah merilis daftar saham pilihan untuk perdagangan hari ini. Berikut rangkuman yang telah disederhanakan untuk memudahkan Anda dalam menyusun strategi:
1. AADI – Adaro Andalan Indonesia
Direkomendasikan untuk strategi buy on weakness, terutama bagi investor yang tengah mencari saham batu bara dengan pergerakan stabil.
2. CUAN – Petrindo Jaya Kreasi
Dengan target harga di kisaran Rp 2.380–2.500, CUAN menjadi salah satu saham yang layak diperhatikan. Saham ini berpotensi rebound jika sentimen komoditas membaik.
3. INKP – Indah Kiat Pulp & Paper
INKP mendapat banyak sorotan dengan proyeksi kenaikan menuju Rp 7.950–8.100. Sektor pulp & paper diperkirakan stabil di tengah tren bahan baku global.
4. PANI – Pantai Indah Kapuk Dua
Direkomendasikan di range Rp 14.325–14.650, saham ini cocok bagi trader agresif yang mencari momentum pada sektor properti premium.
5. BBNI – Bank Negara Indonesia
Masuk radar analis sebagai saham perbankan besar dengan fundamental kuat. Cocok untuk yang ingin bermain di sektor defensif namun masih memiliki potensi upside.
6. BRMS – Bumi Resources Minerals
Rekomendasi untuk investor yang tertarik dengan saham berbasis komoditas logam. BRMS sering menjadi pilihan spekulatif yang menarik di tengah volatilitas pasar.
7. EMTK – Elang Mahkota Teknologi
Saham berbasis teknologi dan media ini layak dicermati terutama jika sentimen sektor digital kembali menguat.
8. CDIA – Chandra Daya Investasi
Menariknya, saham ini direkomendasikan oleh beberapa analis sekaligus—menandakan adanya potensi akumulasi.
9. SCMA – Surya Citra Media
SCMA masuk daftar saham media yang biasanya bergerak responsif terhadap sentimen iklan dan konsumsi domestik.
10. GZCO – Gozco Plantation
Dari sektor perkebunan, GZCO menjadi incaran karena sensitivitasnya terhadap harga CPO yang sedang bergerak naik.
Hari Ini: Peluang Masih Terbuka Lebar
Secara keseluruhan, IHSG hari ini masih menunjukkan dinamika yang menarik. Sentimen pasar cenderung berhati-hati, tetapi peluang kenaikan ke area 8.540–8.577 tetap terbuka bila ada dorongan positif dari sektor perbankan atau komoditas. Meski demikian, dua sektor itu juga menjadi faktor utama yang menahan laju indeks karena tekanan jual yang masih terlihat.
Bagi investor, strategi buy on weakness dinilai masih paling aman dan rasional, terutama dengan fokus pada saham-saham berfundamental kuat, likuid, dan memiliki prospek pertumbuhan yang stabil. Jangan lupa untuk terus memantau perkembangan global seperti pergerakan dolar AS, harga komoditas, hingga kebijakan bank sentral yang sewaktu-waktu dapat mengubah arah pasar Indonesia.
