Top 5 Berita Ekonomi Hari Ini: Investasi Inggris Rp90 Triliun, Sinyal Rotasi Besar DJP, hingga Lonjakan Penipuan Digital
- Team
- 1
- Posted on
Rangkuman lima berita ekonomi terpenting hari ini, mulai dari komitmen investasi Inggris Rp90 triliun ke Indonesia, sinyal rotasi besar-besaran DJP, penguatan rupiah, stabilisasi harga daging, hingga maraknya penipuan digital.
1. Prabowo Boyong Investasi Rp90 Triliun dari Inggris
Kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Inggris mencatat capaian signifikan bagi perekonomian Indonesia. Pemerintah Inggris menyatakan komitmen investasi senilai 4 miliar poundsterling, setara sekitar Rp90 triliun, yang akan dialokasikan ke berbagai sektor strategis di Tanah Air.
Tak hanya investasi finansial, kerja sama ini juga mencakup kemitraan dengan puluhan universitas terkemuka dunia, memperkuat fokus pemerintah Indonesia pada pembangunan sumber daya manusia (SDM). Inggris dipilih sebagai mitra strategis karena keunggulannya dalam bidang pendidikan tinggi, teknologi maritim, serta energi bersih dan terbarukan.
Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa kerja sama ini tidak bersifat transaksional semata. Seluruh proyek dirancang dengan skema perakitan lokal (local assembly) dan pendirian kampus atau pusat riset di dalam negeri. Tujuannya adalah memastikan terjadinya alih teknologi dan alih pengetahuan, sekaligus memperkuat ekosistem industri dan pendidikan nasional dalam jangka panjang.
2. Menkeu Purbaya Beri Sinyal Rotasi Besar-Besaran Pegawai DJP
Dari dalam negeri, perhatian pasar tertuju pada pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang mengisyaratkan akan dilakukan rotasi besar-besaran pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dalam waktu dekat. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan internal dan menjaga kepercayaan publik terhadap institusi perpajakan.
Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya usai melantik empat pejabat Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara pada Kamis (22/1/2026). Ia menegaskan bahwa mutasi kali ini bukan yang terakhir.
“Saya duga ini bukan yang terakhir. Dalam satu bulan ini akan ada mutasi yang lebih rame lagi, lebih besar-besaran lagi,” ujar Purbaya.
Rotasi ini diharapkan dapat mendukung pencapaian target penerimaan pajak 2026, sekaligus memperkuat tata kelola dan integritas aparat pajak di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks.
3. Rupiah Berpeluang Lanjutkan Tren Penguatan
Dari pasar keuangan, nilai tukar rupiah diproyeksikan melanjutkan tren penguatan terhadap dolar AS pada perdagangan Jumat (23/1/2026). Pada penutupan Kamis sore, rupiah menguat ke level Rp16.896 per dolar AS, setelah sebelumnya sempat mendekati psikologis Rp17.000.
Penguatan rupiah didorong oleh kombinasi faktor eksternal dan domestik. Dari global, arah kebijakan moneter bank sentral utama yang semakin akomodatif menjadi sentimen positif bagi mata uang negara berkembang. Sementara dari dalam negeri, stabilitas ekonomi makro dan terjaganya kepercayaan investor turut menopang pergerakan rupiah.
Pelaku pasar menilai ruang penguatan rupiah masih terbuka, meski tetap dibayangi volatilitas global yang menuntut kewaspadaan.
4. Pedagang Daging Batal Mogok, Pasokan Kembali Normal
Sektor pangan juga menjadi sorotan setelah pemerintah memastikan pasokan daging sapi kembali normal. Rencana mogok pedagang yang sempat mengkhawatirkan masyarakat resmi dibatalkan usai tercapainya kesepakatan antara pemerintah dan pelaku usaha.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa pertemuan dengan asosiasi pedagang dan pengusaha penggemukan sapi telah menghasilkan kesepakatan.
“Tadi malam sudah ketemu, sudah sepakat. Jual lagi. Semua pihak harus berjalan sesuai regulasi,” ujar Amran di Kantor Kementerian Pertanian.
Sebelumnya, pedagang yang tergabung dalam APDI Jabodetabek berencana melakukan mogok selama tiga hari akibat lonjakan harga sapi bakalan. Kesepakatan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga dan pasokan daging di pasar.
5. Jawa Barat Tertinggi Korban Penipuan Digital
Isu perlindungan konsumen kembali mencuat setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah korban penipuan digital terbanyak di Indonesia.
Berdasarkan data Indonesia Anti Scam Center (IASC) periode 22 November 2024 hingga 14 Januari 2026, Jawa Barat mencatat 88.943 laporan, disusul DKI Jakarta (66.408), Jawa Timur (60.533), Jawa Tengah (48.231), dan Banten (30.539).
Secara nasional, IASC menerima 432.637 laporan, melibatkan 721.101 rekening yang terindikasi penipuan. Dari jumlah tersebut, 397.028 rekening telah berhasil diblokir. OJK menilai penipuan digital kini telah berkembang menjadi ancaman sistematis yang berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap sektor jasa keuangan.
Dinamika Ekonomi Kian Kompleks
Lima berita ekonomi hari ini mencerminkan dinamika ekonomi Indonesia yang semakin kompleks—mulai dari peluang besar investasi global, reformasi institusi fiskal, pergerakan nilai tukar, stabilisasi sektor pangan, hingga tantangan serius di era digital. Ke depan, koordinasi kebijakan dan kewaspadaan publik menjadi kunci untuk menjaga stabilitas dan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional.

One thought on “Top 5 Berita Ekonomi Hari Ini: Investasi Inggris Rp90 Triliun, Sinyal Rotasi Besar DJP, hingga Lonjakan Penipuan Digital”