inggris

Pound Sterling Siap Tertekan: Data Ketenagakerjaan Inggris Berpotensi Memperkuat Prospek Pemangkasan Suku Bunga BoE

Pound Sterling berpotensi melemah setelah rilis data ketenagakerjaan Inggris. Analis ING memperkirakan data upah yang melambat akan memperkuat peluang pemangkasan suku bunga oleh Bank of England (BoE) pada Desember mendatang.

Data Upah Jadi Penentu Sentimen Pasar

Pound Sterling kembali menghadapi tekanan di pasar valuta asing menjelang rilis data ketenagakerjaan Inggris pada pekan ini. Para analis dari ING memperkirakan bahwa laporan terbaru mengenai upah dan lapangan pekerjaan pada September akan menjadi faktor penting yang dapat memicu perubahan kebijakan moneter Bank of England (BoE) menjelang akhir tahun.

Analis valas ING, Chris Turner, menyoroti bahwa EUR/GBP kini kembali diperdagangkan di bawah level 0,88, sementara GBP/USD menunjukkan permintaan kuat di bawah 1,31. Menurutnya, kondisi ini menunjukkan adanya dukungan teknikal bagi Pound, namun tetap ada potensi pelemahan apabila data ketenagakerjaan memberikan sinyal perlambatan ekonomi yang lebih dalam.

“Kami masih melihat bahwa prospek pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) oleh Bank of England pada Desember belum sepenuhnya dihargai pasar. Saat ini, probabilitas pasar terhadap pemotongan tersebut baru sekitar 60%,” ujar Turner.

Fokus utama pelaku pasar saat ini tertuju pada rilis data upah bulan September, yang diperkirakan akan menunjukkan penurunan lebih lanjut dibandingkan periode sebelumnya. Data ini sangat krusial karena menjadi indikator utama bagi BoE dalam menilai tekanan inflasi domestik.

Penurunan pertumbuhan upah secara berkelanjutan akan memberikan keyakinan tambahan bagi BoE bahwa inflasi tidak lagi sekuat perkiraan sebelumnya. Jika data benar-benar melemah, pasar dapat meningkatkan ekspektasi terhadap pemangkasan suku bunga lebih cepat, yang pada akhirnya menekan Pound lebih jauh terhadap mata uang utama lainnya.

“Kami memperkirakan data ketenagakerjaan kali ini akan mendukung pandangan bahwa inflasi Inggris mulai terkendali. Hal ini bisa mempercepat keputusan BoE untuk menurunkan suku bunga dalam waktu dekat,” jelas Turner.

Analisis Teknis: Level 0,8750/60 Jadi Area Penting EUR/GBP

Dari sisi teknikal, EUR/GBP diperkirakan akan menemukan permintaan kuat di area 0,8750–0,8760, jika terjadi pelemahan lebih lanjut. Level ini dianggap sebagai zona support utama yang dapat menjadi titik balik harga dalam jangka pendek.

Sementara itu, Turner menambahkan bahwa meski tekanan terhadap Pound masih terbuka, posisi di atas 0,88 dianggap lebih ideal bagi pelaku pasar yang mencari stabilitas jangka menengah. Pergerakan di atas level tersebut dapat menandakan bahwa pasar mulai menyesuaikan ekspektasi terhadap kebijakan BoE yang lebih longgar.

BoE dan Dilema Kebijakan Moneter

BoE saat ini berada dalam posisi yang semakin sulit. Di satu sisi, inflasi masih berada di atas target 2%, sementara di sisi lain, aktivitas ekonomi dan pertumbuhan upah mulai melemah. Data terbaru menunjukkan penurunan permintaan tenaga kerja serta moderasi pada tingkat gaji, menandakan bahwa tekanan harga domestik mulai mereda.

Kondisi ini memberikan ruang bagi BoE untuk mempertimbangkan penurunan suku bunga lebih cepat demi mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun, langkah terlalu agresif juga berisiko memicu volatilitas pada Pound Sterling serta menurunkan daya tarik aset berdenominasi GBP di mata investor asing.

Pasar uang saat ini menilai peluang pemotongan suku bunga BoE sebesar sekitar 60% pada Desember 2025, namun angka ini bisa meningkat tajam apabila data ekonomi mendatang menunjukkan tren pelemahan yang konsisten.

Dampak Terhadap Pasar Valas

Pergerakan Pound Sterling dalam beberapa minggu ke depan kemungkinan akan tetap sensitif terhadap setiap rilis data ekonomi, terutama yang terkait inflasi dan tenaga kerja. Jika data menunjukkan perlambatan tajam pada pertumbuhan upah, maka GBP berpotensi melemah terhadap Dolar AS maupun Euro.

Namun, jika data menunjukkan ketahanan ekonomi Inggris yang lebih baik dari ekspektasi, Pound bisa mendapatkan dorongan jangka pendek. Trader dan investor disarankan untuk memantau level teknikal utama di 1,3050 untuk GBP/USD dan 0,8750 untuk EUR/GBP, yang keduanya berpotensi menjadi area kunci penentu arah tren berikutnya.

GBP di Persimpangan Jalan

Menjelang akhir 2025, Pound Sterling berada di persimpangan antara pemulihan ekonomi dan kebijakan moneter yang longgar. Dengan data ketenagakerjaan yang akan dirilis minggu ini, pasar menanti petunjuk baru tentang langkah BoE selanjutnya.

Jika tren pelemahan upah dan melambatnya inflasi terus berlanjut, maka peluang pemangkasan suku bunga akan semakin kuat—dan Pound berisiko kehilangan momentum penguatannya.

Dalam konteks jangka pendek, EUR/GBP kemungkinan akan bergerak di kisaran 0,8750–0,8850, sementara arah jangka menengah masih sangat bergantung pada arah kebijakan BoE dan kondisi ekonomi global.

Previous Post Next Post

One thought on “Pound Sterling Siap Tertekan: Data Ketenagakerjaan Inggris Berpotensi Memperkuat Prospek Pemangkasan Suku Bunga BoE

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *