IHSG Berpotensi Uji Resistance Hari Ini
- Team
- 1
- Posted on
IHSG berpeluang menguji resistance pada perdagangan 9 Desember 2025. Simak rekomendasi saham pilihan, analisis teknikal, pergerakan pasar, top movers, serta sentimen domestik dan global yang memengaruhi arah IHSG hari ini.
Rekomendasi Saham Unggulan dan Analisis Pasar 9 Desember 2025
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa, 9 Desember 2025, diproyeksikan berada dalam fase pengujian resistance, seiring meningkatnya minat investor terhadap saham-saham berkapitalisasi besar dan sektor komoditas. Sejumlah analis memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan terbatas setelah ditutup menguat signifikan pada sesi perdagangan sebelumnya.
Berdasarkan data RTI Infokom, pada penutupan perdagangan Senin (8/12/2025) pukul 16.00 WIB, IHSG berada di level 8.710,69, naik 0,90% dibandingkan penutupan hari sebelumnya. Sepanjang sesi, indeks bergerak dalam rentang 8.642–8.720, menunjukkan dinamika yang cukup positif di tengah kondisi pasar global yang masih berhati-hati. Dari total emiten yang diperdagangkan, tercatat 385 saham menguat, 265 melemah, dan 153 bergerak stagnan, mencerminkan optimisme yang mulai pulih di pasar domestik.
Kapitalisasi pasar juga mengalami peningkatan signifikan, menembus Rp16.034 triliun, menegaskan bahwa arus dana, baik dari investor lokal maupun asing, kembali mengalir ke pasar saham Indonesia. Salah satu indikator momentum pasar terlihat pada saham-saham dengan lonjakan volume transaksi.
Saham Paling Aktif: BUMI Mendominasi Perdagangan
Pada perdagangan kemarin, PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) mencatatkan diri sebagai saham dengan nilai transaksi terbesar, mencapai Rp1,2 triliun. Harga saham BUMI ditutup menguat 5,88% ke level Rp252, sejalan dengan meningkatnya sentimen positif pada sektor pertambangan batubara.
Selain BUMI, beberapa saham lain juga mencatatkan kenaikan yang cukup impresif:
-
DEWA naik 11,17% ke level Rp458
-
GOTO melonjak 9,38% ke level Rp70
-
ENRG mencatat penguatan signifikan 18,67% ke Rp1.430
-
WIFI naik 1,57% menjadi Rp3.880
-
RAJA menguat 5,04% ke level Rp6.775
Kenaikan pada saham-saham tersebut menunjukkan bahwa minat investor kembali beralih ke sektor energi, teknologi, dan infrastruktur, yang mendapatkan dorongan dari optimisme pemulihan ekonomi dan ekspektasi penurunan suku bunga secara global.
Proyeksi IHSG Hari Ini: Harga Menguji Resistance, Waspadai Koreksi Minor
Tim analis MNC Sekuritas menilai pergerakan IHSG pada hari ini masih tertahan oleh area resistance yang bertepatan dengan Fibo Cluster. Menurut analisis teknikal, jika IHSG mampu menembus area tersebut, indeks berpotensi menguji resistance berikutnya di kisaran 8.737–8.768.
Namun, MNC Sekuritas juga mengingatkan kemungkinan koreksi minor dalam jangka pendek, dengan potensi pelemahan menuju area 8.565–8.680 apabila tekanan jual meningkat.
Untuk perdagangan hari ini, rentang teknikal IHSG diperkirakan berada pada:
• Support: 8.617 & 8.592
• Resistance: 8.769 & 8.809
Dengan pola teknikal yang masih konstruktif, peluang lanjutan penguatan tetap terbuka, terutama jika sentimen global mendukung.
Rekomendasi Saham Hari Ini: Buy on Weakness & Speculative Buy
MNC Sekuritas memberikan rekomendasi bagi investor untuk memanfaatkan strategi buy on weakness pada beberapa saham sektor pertambangan dan kesehatan yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan menarik:
-
INCO (PT Vale Indonesia Tbk.)
-
KLBF (PT Kalbe Farma Tbk.)
-
MDKA (PT Merdeka Copper Gold Tbk.)
Selain itu, rekomendasi speculative buy diberikan untuk:
-
ADMR (PT Adaro Minerals Indonesia Tbk.)
Saham-saham tersebut dinilai berpeluang mendapatkan momentum positif apabila harga komoditas global stabil dan arus dana investor kembali meningkat.
Pengaruh Sentimen Global & Domestik Terhadap IHSG
Analis dari BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, menjelaskan bahwa penguatan IHSG pada perdagangan kemarin dipicu oleh kombinasi dua faktor besar:
1. Ekspektasi Pelonggaran Kebijakan Moneter The Fed
Pasar global mulai menilai bahwa Federal Reserve semakin dekat pada fase penurunan suku bunga, yang memberikan angin segar bagi aset berisiko di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.
2. Fundamental Ekonomi Domestik yang Menguat
Sejumlah indikator seperti inflasi terjaga, konsumsi domestik stabil, serta peningkatan kepercayaan konsumen menjadi alasan utama arus modal asing kembali masuk ke pasar saham. Hal ini tercermin dari net foreign buy sebesar Rp438 miliar pada perdagangan kemarin.
Dari sisi teknikal, Reza menilai IHSG masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan dengan resistance terdekat di level 8.734. Selain itu, pasar akan menantikan rilis Consumer Confidence Index (CCI) Indonesia sebagai katalis berikutnya.
Untuk perdagangan hari ini, Reza memberikan rekomendasi saham CPIN, ASSA, dan ASII, yang dinilai memiliki outlook teknikal dan fundamental yang solid.
IHSG Berada dalam Momentum Positif, Peluang Penguatan Tetap Terbuka
Secara keseluruhan, IHSG memasuki perdagangan hari ini dengan sentimen yang cukup konstruktif. Dukungan dari kondisi eksternal yang mulai stabil, kombinasi dengan fundamental domestik yang kuat, memberikan peluang bagi indeks untuk menguji resistance penting.
Dengan rekomendasi saham unggulan dari para analis dan arus beli asing yang konsisten, IHSG berpotensi untuk melanjutkan tren positif sepanjang volatilitas global tetap terkendali.

One thought on “IHSG Berpotensi Uji Resistance Hari Ini”