Investor asing mencatat jual bersih sekitar Rp651,3 miliar di pasar saham pada Selasa, 27 Oktober 2026, saat IHSG ditutup turun 1,99% ke 5.266,13.

Sepuluh Saham Paling Banyak Dijual Asing
| Saham | Jual bersih (Rp miliar) | Sektor |
|---|---|---|
| BMRI | 266 | Perbankan |
| TLKM | 233 | Telekomunikasi |
| BBNI | 119 | Perbankan |
| BRIS | 79 | Perbankan syariah |
| BBCA | 58 | Perbankan |
| PGAS | 49 | Energi (gas) |
| DSSA | 35 | Energi dan infrastruktur |
| ANTM | 33 | Tambang |
| ITMG | 32 | Batu bara |
| TPIA | 28 | Petrokimia |
Empat dari lima teratas adalah saham bank, dengan total sekitar Rp522 miliar.
Mengapa Saham Bank Paling Banyak Dilepas?
- Likuiditas tinggi. Saham bank besar paling mudah dijual dalam jumlah besar.
- Bobot besar di indeks seperti MSCI, sehingga terdampak saat ada penyesuaian portofolio indeks. Penjelasannya ada di kapitalisasi pasar dan bobot indeks.
- Sensitif terhadap suku bunga dan rupiah. Yield SUN yang naik ke 7,54% dapat menekan valuasi dan biaya dana bank.
Konteks Arus Dana Asing
Jual bersih di saham tidak selalu berarti dana keluar dari Indonesia sepenuhnya; sebagian investor memindahkan dana ke instrumen lain. Polanya dibahas di asing jual saham, beli SBN. Namun pada akhir Oktober, tekanan juga terlihat di pasar obligasi dengan lelang SUN yang sepi.
Apa yang Perlu Diperhatikan Investor?
- Laporan keuangan kuartal III bank-bank besar yang terbit hingga akhir Oktober. Cara membacanya ada di laporan keuangan bank: NIM, NPL, CASA, CAR.
- Kebijakan buyback yang diperpanjang OJK hingga Juni 2027.
- Rebalancing indeks MSCI pada November.
Data transaksi investor asing tersedia di Bursa Efek Indonesia.
Artikel ini bersifat informasi dan edukasi, bukan rekomendasi membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa jual bersih asing pada 27 Oktober 2026?
Investor asing mencatat jual bersih sekitar Rp651,3 miliar pada 27 Oktober 2026.
Saham apa yang paling banyak dijual asing?
BMRI dengan sekitar Rp266 miliar, disusul TLKM Rp233 miliar dan BBNI Rp119 miliar.
Mengapa saham bank banyak dijual asing?
Karena saham bank besar sangat likuid, berbobot besar di indeks global, dan sensitif terhadap kenaikan yield serta pelemahan rupiah.

