Thu, 29 Oct 2026 ยท 09:40
Radar Finansial, Arahkan Investasi Anda
Indeks & Saham

IHSG Ditutup Naik 1,12% ke 5.387 pada 22 Oktober 2026, Saham BUMN Diborong Usai Danantara Masuk Pasar

โœ๏ธ Team ๐Ÿ“… October 27, 2026 ๐Ÿ‘ 4 views

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada Kamis, 22 Oktober 2026. IHSG naik 59,54 poin atau 1,12% ke level 5.387,91, setelah sempat dibuka melemah di 5.247,98 dan turun sekitar 2% pada awal perdagangan.

Level tertinggi harian tercatat di 5.422,59. Nilai transaksi mencapai sekitar Rp15,31 triliun dengan volume 331,29 juta lot.

Fakta kunci: IHSG Ditutup Naik 1,12% ke 5.387 pada 22 Oktober 2026, Saham BUMN Diborong Usai Danantara Masuk Pasar
Data perdagangan IHSG 22 Oktober 2026.

Saham BUMN Jadi Motor Penguatan

Penguatan IHSG ditopang mayoritas saham BUMN, antara lain BBRI, BMRI, TLKM, BBNI, dan ANTM, berdasarkan data Refinitiv yang dikutip CNBC Indonesia.

Sentimen utamanya datang dari Danantara. Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir, menyatakan Danantara mulai membeli saham sejak 21 Oktober dan akan terus membeli selama harga dinilai menarik. Managing Director Danantara, Pahala Mansury, menjelaskan Danantara akan berinvestasi melalui mitra, bukan memilih saham sendiri, dengan alokasi serupa periode sebelumnya.

Buyback Emiten BUMN

Sejumlah BUMN juga tengah menjalankan program pembelian kembali saham:

EmitenNilai buybackPeriode
Bank Mandiri (BMRI)ยฑRp1,17 triliun30 Apr 2026 โ€“ 29 Apr 2027
BNI (BBNI)Rp627 miliar27 Jul โ€“ 26 Okt 2026
Telkom (TLKM)Hingga Rp4 triliunDisetujui Juni 2026, akan dipercepat

Per 19 Oktober, sisa dana buyback Telkom masih lebih dari Rp3 triliun. Rincian dan dampaknya dibahas di buyback saham BUMN.

Konteks: Pemulihan Setelah Guncangan MSCI

IHSG masih dalam fase pemulihan setelah anjlok 11,57% ke 5.185,11 pada 16 Oktober 2026, saat MSCI mengusulkan reklasifikasi Indonesia menjadi standalone market. Sejak titik itu, IHSG sudah naik sekitar 3,9%. Penjelasan usulan MSCI ada di apa arti usulan MSCI soal standalone market.

Namun posisi IHSG masih jauh di bawah level awal tahun, ketika indeks sempat mendekati 9.000, seperti diulas di IHSG gagal bertahan di level 9.000.

Pergerakan Tiga Hari Terakhir

TanggalPenutupanPerubahan
20 Oktober5.278,89+5,65%
21 Oktober5.328,36+0,94%
22 Oktober5.387,91+1,12%

Rupiah Masih Tertekan

Berbeda dengan IHSG, rupiah justru melemah 0,21% ke Rp18.060 per dolar AS pada hari yang sama, tertekan lonjakan harga minyak dan jual bersih asing. Rinciannya di rupiah ditutup Rp18.060.

Yang Perlu Dicermati

  • Konsistensi pembelian Danantara dan realisasi buyback BUMN.
  • Arus dana asing, yang masih cenderung keluar.
  • Agenda global, terutama rapat The Fed pada 27โ€“28 Oktober.
  • Kualitas penguatan, karena kenaikan yang hanya ditopang saham berkapitalisasi besar dapat berbalik cepat. Penjelasannya di kapitalisasi pasar dan bobot indeks.

Data perdagangan resmi tersedia di Bursa Efek Indonesia.

Artikel ini bersifat informasi dan edukasi, bukan rekomendasi membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa IHSG ditutup pada 22 Oktober 2026?

IHSG ditutup menguat 59,54 poin atau 1,12% ke 5.387,91 pada 22 Oktober 2026, setelah sempat dibuka melemah di 5.247,98.

Apa yang mendorong IHSG naik pada 22 Oktober 2026?

Penguatan ditopang saham-saham BUMN seperti BBRI, BMRI, TLKM, BBNI, dan ANTM, setelah Danantara menyatakan mulai membeli saham sejak 21 Oktober.

Berapa nilai transaksi saham pada 22 Oktober 2026?

Nilai transaksi mencapai sekitar Rp15,31 triliun dengan volume 331,29 juta lot.

Team
Tim Redaksi RupiahRadar