Thu, 29 Oct 2026 · 09:40
Radar Finansial, Arahkan Investasi Anda
Ekonomi

Proyeksi Inflasi Akhir 2026: Ekonom Perkirakan 3,2%–3,7%, Bisa Melewati Batas Atas Sasaran 3,5%

✍️ Team 📅 October 27, 2026 👁 5 views

Inflasi Indonesia berpotensi menembus batas atas sasaran 3,5% pada akhir 2026. Setelah inflasi tahunan September mencapai 3,28%, sejumlah ekonom memperkirakan tekanan harga belum mereda hingga Desember.

Fakta kunci: Proyeksi Inflasi Akhir 2026: Ekonom Perkirakan 3,2%–3,7%, Bisa Melewati Batas Atas Sasaran 3,5%
Proyeksi inflasi akhir 2026 dari sejumlah ekonom.

Posisi Inflasi Terakhir

Indikator (September 2026)Angka
Inflasi tahunan (yoy)3,28%
Inflasi tahun kalender (ytd)2,17%
Inflasi inti2,84%
Kelompok makanan, minuman, tembakau4,37%
Kelompok transportasi4,84%

Inflasi inti masih relatif terkendali, sehingga tekanan terutama datang dari pangan dan energi.

Proyeksi Ekonom

  • Telisa Aulia Falianty (Universitas Indonesia) memperkirakan inflasi akhir 2026 di 3,5%–3,7%. Angka 3,7% bisa terjadi jika tekanan harga berlanjut dan harga minyak dunia tetap tinggi.
  • Yusuf Rendy Manilet (CORE Indonesia) memperkirakan 3,2%–3,6%, dengan risiko menyentuh atau sedikit melewati 3,5%.
  • David Sumual (BCA) menilai inflasi bergerak menuju batas atas sasaran.

Empat Pemicu Utama

  1. Rupiah melemah. Rupiah berada di sekitar Rp18.144 per dolar AS pada 27 Oktober, menaikkan harga barang impor. Lihat rupiah 27 Oktober.
  2. Harga minyak tinggi. Brent masih di atas US$115 per barel. Penyesuaian harga BBM nonsubsidi bisa menambah tekanan.
  3. El Nino yang memengaruhi produksi dan harga pangan.
  4. Permintaan akhir tahun menjelang Natal dan Tahun Baru.

Dampaknya bagi Masyarakat

Inflasi 3,5% berarti barang seharga Rp100.000 setahun lalu kini sekitar Rp103.500. Jika bunga tabungan Anda di bawah inflasi, daya beli tabungan menurun. Cara menghitungnya dijelaskan di cara menghitung nilai riil uang.

Dampak ke Kebijakan

  • Bank Indonesia menahan BI-Rate di 5,75% pada Oktober dan menaikkan suku bunga Deposit Facility ke 5,00% untuk menjaga rupiah.
  • Inflasi yang mendekati batas atas sasaran mempersempit ruang BI untuk melonggarkan kebijakan.
  • Pemerintah perlu menjaga pasokan pangan dan mempertimbangkan dampak penyesuaian harga energi terhadap daya beli, yang juga tercermin pada Indeks Keyakinan Konsumen September.

Jadwal Data Berikutnya

BPS biasanya merilis data inflasi pada hari kerja pertama setiap bulan. Data inflasi Oktober diperkirakan diumumkan pada 2 November 2026. Data resmi dapat dipantau di Badan Pusat Statistik.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa proyeksi inflasi akhir 2026?

Ekonom memperkirakan inflasi akhir 2026 di kisaran 3,2%–3,7%. Telisa Aulia Falianty dari UI memperkirakan 3,5%–3,7%, sementara Yusuf Rendy Manilet dari CORE memperkirakan 3,2%–3,6%.

Apa yang mendorong inflasi naik?

Pemicu utamanya adalah pelemahan rupiah, harga minyak yang tinggi, dampak El Nino terhadap pangan, dan permintaan menjelang akhir tahun.

Kapan data inflasi Oktober 2026 dirilis?

BPS biasanya merilis data inflasi pada hari kerja pertama setiap bulan, sehingga data Oktober diperkirakan diumumkan pada 2 November 2026.

Team
Tim Redaksi RupiahRadar