Neraca perdagangan Indonesia periode Januari–Agustus 2026 mencatat surplus US$7,25 miliar, menurut Badan Pusat Statistik (BPS). Pada Agustus saja, surplus tercatat US$3,55 miliar. Data ini disampaikan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono pada 1 Oktober 2026.

Rincian Januari–Agustus 2026
| Indikator | Nilai | Pertumbuhan |
|---|---|---|
| Ekspor | US$193,64 miliar | +4,74% |
| Impor | US$186,39 miliar | +19,84% |
| Surplus total | US$7,25 miliar | |
| Ekspor nonmigas | US$185,63 miliar | +5,48% |
| Impor nonmigas | US$157,09 miliar | +16,83% |
| Surplus nonmigas | US$28,54 miliar | |
| Impor migas | US$29,30 miliar | +39,03% |
| Defisit migas | US$21,29 miliar |
Impor Tumbuh Jauh Lebih Cepat
Impor tumbuh hampir empat kali lebih cepat dari ekspor. Penyebab utamanya:
- Impor migas melonjak 39,03%, seiring harga minyak yang tinggi akibat konflik Timur Tengah.
- Impor nonmigas naik 16,83%, termasuk bahan baku dan barang modal.
Akibatnya, surplus perdagangan menyempit. Rentetan surplus bulanan selama 72 bulan bahkan sempat terputus dengan defisit pada Mei 2026.
Mitra Dagang Utama (Nonmigas)
| Negara | Ekspor Indonesia | Catatan |
|---|---|---|
| China | US$47,44 miliar | Juga asal impor terbesar, US$66,64 miliar |
| Amerika Serikat | US$22,41 miliar | |
| India | US$12,77 miliar |
Dampak ke Rupiah
Surplus perdagangan adalah salah satu sumber pasokan valas. Ketika surplus menyempit:
- Pasokan dolar dari ekspor berkurang.
- Ketergantungan pada arus modal portofolio meningkat.
- Rupiah lebih rentan saat asing keluar dari pasar keuangan domestik.
Kondisi cadangan devisa dibahas di cadangan devisa September 2026, dan perjalanan rupiah sepanjang tahun di perjalanan rupiah 2026.
Yang Perlu Dipantau
- Data perdagangan September, yang akan dirilis BPS berikutnya.
- Harga minyak, yang menentukan besar impor migas.
- Harga komoditas ekspor seperti batu bara, CPO, dan nikel.
Data resmi tersedia di Badan Pusat Statistik.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa surplus neraca perdagangan Januari–Agustus 2026?
Neraca perdagangan Indonesia Januari–Agustus 2026 mencatat surplus US$7,25 miliar, dengan surplus Agustus sebesar US$3,55 miliar.
Kenapa surplus perdagangan menyempit?
Impor tumbuh 19,84%, jauh lebih cepat dari ekspor yang tumbuh 4,74%, terutama karena impor migas melonjak 39,03% akibat harga minyak tinggi.
Berapa defisit migas Indonesia 2026?
Neraca migas Januari–Agustus 2026 mencatat defisit US$21,29 miliar, sementara neraca nonmigas surplus US$28,54 miliar.

