Rupiah ditutup menguat 47 poin atau 0,26% ke Rp18.137 per dolar AS pada Kamis, 29 Oktober 2026, dari Rp18.184 sehari sebelumnya, setelah dolar AS melemah pasca-keputusan The Fed. Penguatan terjadi meski IHSG anjlok 3,49% pada hari yang sama. Analis memperkirakan rupiah bergerak di kisaran Rp18.100โ18.200 dalam jangka pendek, dengan risiko tekanan jika jual bersih asing di pasar saham berlanjut.

Mengapa Rupiah Menguat?
The Fed menahan suku bunga di 3,75โ4,00% sesuai ekspektasi pasar, tanpa memberi arah jelas soal langkah berikutnya. Dolar AS terkoreksi setelah keputusan tersebut, memberi ruang bagi mata uang Asia untuk menguat. Analis Doo Financial Futures Lukman Leong menyebut rupiah ditutup menguat terhadap dolar yang terkoreksi setelah FOMC yang sejalan dengan ekspektasi pasar. Skenario FOMC sebelumnya dibahas di tiga skenario FOMC Oktober 2026.
Bagaimana Rupiah Dibanding Mata Uang Asia Lain?
| Mata uang | Perubahan 29 Okt 2026 |
|---|---|
| Won Korea | sekitar +0,54% |
| Ringgit Malaysia | sekitar +0,39% |
| Peso Filipina | sekitar +0,30% |
| Rupiah | +0,26% |
| Dolar Taiwan | sekitar โ0,37% |
Sebagian besar mata uang Asia menguat, menunjukkan penguatan rupiah lebih banyak didorong faktor dolar global.
Mengapa IHSG Anjlok tetapi Rupiah Menguat?

Pada hari yang sama, IHSG turun 3,49% ke 5.098 dengan jual bersih asing sekitar Rp912 miliar di sesi pertama, terkait kekhawatiran MSCI. Biasanya, keluarnya dana asing dari saham menekan rupiah. Namun, jika dana asing di pasar SBN relatif stabil atau masuk, dan dolar melemah secara global, rupiah tetap bisa menguat. Pola asing jual saham tetapi beli SBN sebelumnya dibahas di asing jual saham, beli SBN.
Apa Risiko bagi Rupiah?
- Risk-off dan jual bersih asing di pasar saham jika isu MSCI terus membebani.
- Data AS yang kuat, seperti PDB kuartal III 3,4% dan PCE 3,6%, yang bisa menopang dolar.
- Harga minyak tinggi, dengan Brent sekitar US$112, yang meningkatkan kebutuhan dolar untuk impor energi.
- Risiko geopolitik, termasuk perkembangan hubungan AS dan Iran.
Bagaimana Kisaran Rupiah Berikutnya?
Analis memperkirakan kisaran Rp18.100โ18.200 dalam jangka pendek. Penembusan di atas Rp18.200 bisa membuka kembali tekanan menuju rekor terlemah, sedangkan bertahan di bawah Rp18.100 menandakan tekanan mereda. Prospek pekan depan dibahas di outlook rupiah 2โ6 November 2026.
Bagaimana Peran Bank Indonesia?
Bank Indonesia menjaga stabilitas rupiah melalui intervensi di pasar spot, DNDF, dan pembelian SBN di pasar sekunder. Gubernur BI juga menyebut tekanan terkait MSCI sebagai guncangan jangka pendek. Intervensi tidak bertujuan menetapkan level tertentu, tetapi meredam volatilitas berlebihan.
Apa Arti bagi Pelaku Usaha dan Masyarakat?
- Importir dapat memanfaatkan penguatan sesaat untuk membeli sebagian kebutuhan dolar, atau melakukan lindung nilai.
- Eksportir tidak perlu panik menjual dolar karena penguatan satu hari belum tentu berlanjut.
- Masyarakat yang membutuhkan valuta asing untuk kuliah atau perjalanan dapat membeli bertahap.
Bagaimana Kurs Rupiah terhadap Mata Uang Lain?
Dengan EUR/USD sekitar 1,12 dan USD/JPY sekitar 157, kurs euro berada di sekitar Rp20.300 dan yen sekitar Rp115 per yen. Perhitungan kurs silang dibahas di cara menghitung kurs silang.
Bagaimana Pergerakan Rupiah di Sesi Asia 30 Oktober?
Pada sesi Asia 30 Oktober, indeks dolar berada di sekitar 101,6โ101,8 dan yield Treasury AS 10 tahun turun ke sekitar 4,9%. Yen menguat setelah Bank of Japan memberi sinyal kenaikan suku bunga semakin dekat. Kondisi ini umumnya mendukung mata uang Asia, termasuk rupiah. Namun, hari perdagangan terakhir Oktober juga diwarnai kebutuhan dolar untuk pembayaran akhir bulan oleh korporasi, yang bisa membatasi penguatan.
Bagaimana Kurs Referensi JISDOR?
Selain kurs spot, Bank Indonesia menerbitkan kurs referensi JISDOR setiap hari kerja. Angka JISDOR bisa berbeda beberapa poin dari kurs penutupan spot yang dikutip media karena waktu dan metode pengambilan data berbeda. Untuk kontrak bisnis, JISDOR sering dipakai sebagai acuan resmi. Penjelasan lengkapnya ada di apa itu JISDOR.
Bagaimana Membaca Penguatan Satu Hari?
Penguatan satu hari belum menandakan perubahan tren. Rupiah perlu bertahan di bawah Rp18.100 beberapa hari dan didukung arus dana asing yang kembali masuk sebelum bisa disebut pulih. Pantau juga data kepemilikan asing di SBN dan pasar saham sebagai konfirmasi.
Apa Agenda yang Perlu Dipantau?
Data inflasi Oktober dan PDB kuartal III Indonesia awal November, keputusan RBA dan pemilu sela AS pada 3 November, keputusan BoE pada 5 November, serta nonfarm payrolls AS pada 6 November pukul 20.30 WIB.
Kurs referensi resmi tersedia di Bank Indonesia, sedangkan pernyataan The Fed dapat dibaca di Federal Reserve.
Artikel ini bersifat informasi dan edukasi, bukan ajakan transaksi. Trading valas berisiko tinggi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bagaimana rupiah dibanding mata uang Asia lain pada 29 Oktober?
Sebagian besar mata uang Asia menguat; won naik sekitar 0,54%, ringgit 0,39%, peso 0,30%, dan rupiah 0,26%.
Berapa penutupan rupiah pada 29 Oktober 2026?
Rp18.137 per dolar AS, menguat 47 poin atau 0,26% dari Rp18.184.
Mengapa rupiah menguat pada 29 Oktober?
Dolar AS melemah setelah The Fed menahan suku bunga tanpa memberi arah jelas soal langkah berikutnya.
Berapa kisaran rupiah jangka pendek?
Analis memperkirakan Rp18.100โ18.200 per dolar AS.
Apa risiko utama bagi rupiah?
Jual bersih asing terkait isu MSCI, data AS yang kuat, harga minyak tinggi, dan risiko geopolitik.
Bagaimana BI menjaga stabilitas rupiah?
Melalui intervensi di pasar spot, DNDF, dan pembelian SBN di pasar sekunder.

