IHSG memasuki pekan 26–30 Oktober 2026 setelah melonjak 4,9% ke 5.439,25 pada pekan sebelumnya. Analis memperkirakan indeks masih berpeluang menguat, tetapi akan menghadapi ujian di area 5.500–5.540.

Proyeksi Analis
| Analis | Lembaga | Proyeksi |
|---|---|---|
| Herditya Wicaksana | MNC Sekuritas | Rentang 5.185–5.563 |
| David Kurniawan | Indo Premier Sekuritas | Uji resistance 5.500–5.540 |
Nafan Aji dari Mirae Asset Sekuritas menilai kenaikan pekan lalu sebagai pantulan teknikal, dengan sejumlah faktor yang perlu dicermati investor.
Faktor Pendukung
- Program pembelian kembali (buyback) saham bank dan BUMN. Lihat buyback saham BUMN.
- Masuknya Danantara ke pasar saham.
- Perubahan aturan auto rejection bawah (ARB) menjadi 7%, yang membatasi penurunan harian. Rinciannya di aturan ARB baru BEI.
- Laporan keuangan kuartal III emiten besar, terutama perbankan.
Faktor Risiko
- Arus keluar asing. Investor asing mencatat jual bersih sekitar Rp6,67 triliun pekan lalu, naik dari Rp3,19 triliun pada pekan sebelumnya. Penjelasannya di asing jual saham tapi beli SBN.
- Konsultasi MSCI. MSCI membuka konsultasi kemungkinan reklasifikasi Indonesia menjadi standalone market hingga 30 April 2027, dengan keputusan paling lambat 30 Juni 2027. Dampaknya dibahas di MSCI standalone market.
- Keputusan The Fed pada 29 Oktober dini hari WIB.
- Rupiah di atas Rp18.000 per dolar AS dan harga minyak yang tinggi.
Agenda Pekan Ini
| Tanggal | Agenda |
|---|---|
| 29 Okt, 01.00 WIB | Keputusan The Fed |
| 29 Okt, 19.30 WIB | PDB dan PCE AS |
| Awal Nov | Inflasi Oktober dan PDB kuartal III Indonesia |
Isu konsentrasi kepemilikan yang ikut disorot MSCI dijelaskan di apa itu saham HSC.
Sikap Investor
- Waspadai aksi ambil untung setelah kenaikan tajam.
- Tunggu konfirmasi penembusan area 5.500–5.540 sebelum mengejar kenaikan.
- Perhatikan saham berkapitalisasi besar, yang paling menentukan arah indeks. Lihat bobot kapitalisasi pasar dalam IHSG.
Data perdagangan resmi tersedia di Bursa Efek Indonesia.
Artikel ini bersifat informasi dan edukasi, bukan rekomendasi membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa proyeksi IHSG pekan ini?
MNC Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak di rentang 5.185–5.563 pada pekan 26–30 Oktober 2026, sementara Indo Premier melihat peluang uji resistance 5.500–5.540.
Berapa penutupan IHSG pekan lalu?
IHSG ditutup di 5.439,25 pada 23 Oktober 2026, naik 4,9% dalam sepekan.
Apa risiko utama IHSG pekan ini?
Arus keluar dana asing, konsultasi MSCI soal reklasifikasi pasar, keputusan The Fed, serta pelemahan rupiah dan harga minyak yang tinggi.

